Silahkan chat dengan tim kami Admin akan membalas dalam beberapa menit
Halo, Ada yang bisa kami bantu?
Mulai chat...

Ketika Syetan Berdiri Di Mimbar Yaumul Akhir

 


 

Assalamualaikum, wr.wb

 

Siapa diantara kita yang tidak mengenal syetan? Musuh utama anak-cucu Adam ini sudah berencana menyesatkan umat manusia sejak zaman leluhur kita. Mulai dari godaan awal mereka pada Ibunda Siti Hawa untuk memakan buah khuldi, sampai munculnya pembunuhan pertama yang dilakukan manusia oleh Qabil.

Bahkan saking parahnya, di zaman sekarang ini bermunculan organisasi-organisasi satanisme atau penyembah syetan. Salah satunya tidak lain adalah Skull and Bones yang berdiri pada tahun 1832 di Amerika. Kisah satanisme bahkan diadaptasi kedalam sebuah film dokumenter berjudul Hail Satan?.

Oleh karena itu para pembaca sekalian, mari kita bertadabbur sejenak. Apakah sebegitu lemahnya iman manusia sampai-sampai dengan mudahnya dijerumuskan oleh syetan? Apa kontribusi syetan terhadap kehidupan orang-orang itu sampai-sampai mereka menjadikanya sebagai bahan untuk disembah?

Jawaban sebenarnya sangat mudah. Syetan tidak melakukan apapun untuk mencapai hal tersebut.

Abuya Agus. H Abdul Mun’im Syadzili dalam kajian tafsir beliau mengutip ayat Al-Qur’an surat Ibrahim  :

وَقَالَ ٱلشَّيْطَٰنُ لَمَّا قُضِىَ ٱلْأَمْرُ إِنَّ ٱللَّهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ ٱلْحَقِّ وَوَعَدتُّكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ ۖ وَمَا كَانَ لِىَ عَلَيْكُم مِّن سُلْطَٰنٍ إِلَّآ أَن دَعَوْتُكُمْ فَٱسْتَجَبْتُمْ لِى ۖ فَلَا تَلُومُونِى وَلُومُوٓا۟ أَنفُسَكُم ۖ مَّآ أَنَا۠ بِمُصْرِخِكُمْ وَمَآ أَنتُم بِمُصْرِخِىَّ ۖ إِنِّى كَفَرْتُ بِمَآ أَشْرَكْتُمُونِ مِن قَبْلُ ۗ إِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Yang Artinya : Dan berkatalah syetan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu". Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih. (QS. Ibrahim: 22)

Ketika waktu hisab berserulah syetan terhadap para ahli neraka. Syetan memang berjanji memberikan kebahagiaan terhadap manusia. Tapi janji syetan itu hanyalah tipuan belaka. Dan syetan tak memiliki kemampuan sedikitpun untuk memaksa manusia mengikuti ajakanya.

Lalu apa yang membuat syetan bisa begitu mudah untuk menjerumuskan manusia?

Abuya menjawab, penyebabnya adalah kurangnya iman. Kuat dan kokohnya iman membuat seseorang mempunyai kekebalan terhadap godaan duniawi. Dan iman sendiri sifatnya naik dan turun. Artinya terkadang iman itu menguat dan terkadang juga melemah.

Imam At-Tirmidzi dalam Sunan At-Tirmidzi menyimpulkan sifat iman dengan kalimat yang sederhana dan ringkas.

"Al-Iimaanu yaziidu wa yanqush" Iman itu naik dan turun. "Yaziidu bith thaaah, wa yanqushu bil mashiyah", Ia naik bersama ketaatan dan turun bersama kemaksiatan.

Sederhananya, untuk memperkuat iman seseorang harus menjauhi maksiat dan rajin dalam berbuat taat.

Ada juga beberapa tips dari Rasulullah yang beliau sampaikan dalam Hadist yaitu :

“جَدِّدُوا إِيمَانَكُمْ “، قِيلَ: يَا رَسُولَ اللهِ، وَكَيْفَ نُجَدِّدُ إِيمَانَنَا؟

 قَالَ: ” أَكْثِرُوا مِنْ قَوْلِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

Rasulullah bersabda : “Perbaruilah iman kalian”

“Ya Rasulullah bagaimana kami dapat memperbarui iman kami?” tanya para sahabat.

Beliau bersabda : “ Perbanyaklah membaca Laailaahailallah”

(HR: Al-Hakim dalam al-mustadrak)

Oleh karena itu, marilah kita senantiasa memperkuat keimanan kita dengan memperbanyak amal ibadah dan menjauhi maksiyat. Semoga kita tidak dijadikan termasuk orang-orang yang akan mendengar pidato syetan nanti pada saat yaumul qiyamah. Amien.

Wassalamualaikum, wr. wb

 

Salam Ta’dhzim Kami,

Santripasir Media Creative (Journalist Team)

21 Oktober 2020 M / 04 Rabi'ul Awwal 1442 H

Sumberpasir, Pakis, Malang.

 

Tags :

Posting Komentar