14 adab dan cara berteman yang baik.

 

Di segala tempat pasti ktia membutuhkan teman, karena manusia sesungguhnya adalah makhluk sosial.

Maka bagaimana cara berteman yang baik

Bagaimana cara berteman yang sesuai ajaran agama

Maka berikut adalah adab-adab, Bateman yang baik dan sesuai dengan ajaran agama,

1.       1. Mengalah.

adalah hal yang paling penting dalam pertemanan

Misalnya, kita punya uang, kita butuh dengan uang itu, teman kita-pun juga butuh dengan uang itu, maka, dahulukanlah teman kita.

 

seperti yang telah di contohkan oleh para sahabat anshor.

 

para sahabat anshor, mengalah kepada sahabat muhajirin, mengalahkan diri mereka sendiri

 

para sahabat anshor mengalah kepada sahabat muhajirin, itu adalah hal yang lumrah terjadi,

 

seperti,

suatu malam

sahabat anshor memiliki 1 jatah makan untuk keluarganya,

tetapi, sahabat muhajirin bertamu

maka sahabat anshor tersebut mengatakan kepada istrinya,

wahai istriku malam ini kita berpuasa, karena jatah makan kita untuk tamu kita.

 

 

Tetapi jika mengalah yang seperti itu susah untuk di lakukan,

jika memiliki kelebihan harta, kita bantu teman kita,

tanpa diminta oleh teman kita, kita sudah memberi dari harta kita.

 

2.  2. Harus mampu menyimpan rahasia

Ketika teman mengatakan bahwa sebuah hal itu termasuk kategori rahasia maka,

jangan sampai di buka

 

meskipun sampai pada posisi kita marah pada teman tersebut,

jangan sampai membukanya,

kalau sampai di buka, maka itu termasuk watak yang jelek dan batin yang menjijikkan,

 

dan juga kita harus menutupi cacatnya teman,

seperti yang telah di sabdakan nabi : 

 

من ستر عيو ب ا خيه ستر الله عيو ب نفسه

    

''Barang siapa menutupi cacat-cacat saudaranya, maka Allah akan menutup cacatnya orang itu''

 

Ketika kita di dunia menutupi cacatnya orang lain maka, di tutup cacat cacat kita di hadapan para makhluk kelak, oleh Allah di hari kiamat.

3   3. Diam untuk menyampaikan hal yang menyusahkan teman.

Ketika kita tau bahwa teman kita di bicarakan maka, jangan sampaikan hal itu pada teman kita, karena itu akan menyusahkan teman kita,

Kecuali

untuk amar ma’ruf nahi munkar, karena kita menyampaikan untuk kebaikan teman kita.

 

4.   4. Menyampaikan apa yang menyenangkan bagi teman kita.

jika ada yang memuji muji teman kita, maka kita harus menyampaikanya,

kita juga perlu memuji teman kita dengan yang di kenal dari dirinya,

atau juga kita bisa memuji kerabat kerabatnya,

karena memuji adalah salah satu bentuk menarik kesukaan teman kepada kita.

 

5.     5. Memperhatikan teman saat berbicara.

jangan sampai menyela saat teman sedang berbicara, 

dan juga, tidak mendebat isi dari pembicaraan teman kita.

 

 

7.  7. Memanggil dengan panggilan yang paling di senangi.

jika memiliki banyak nama/panggilan,

 panggilah dengan nama yang paling disenanginya.

 

8.      8. Berterimakasih kepada apa yang telah dilakukan teman dalam menolong 

meskipun hanya sekedar niat,

maka kita harus berterimakasih kepadanya,


 

9.     9. Ketika teman kita di bicarakan, 

      maka kita harus menolaknya

sebagaiman Ketika nama baik sendiri di bicarakan,

 

10. 10. Siap memaafakan


namanya manusai pasti tidak luput dari kesalahan,,

Kita punya teman, dan sekali waktu teman kita terpeleset dari perkataan atau perbuatannya, mesikpun kita bisa membalas,

tapi kita harus memaafkanya,

itu diakatakan, adalah pahala yang paling agung,

 

se yogyanya kita mencari 70 udzur/kemungkinan dari kesalah teman,

supaya kita mudah untuk memaafkannya

jika masih tidak bisa memaafkan

kita Kembali kepada hati kita bahwa hati kita yang sangat keras,

 

jika ingin menasihati teman,

harus dengan halus dan dengan sindiran,

caranya dengan menyebutkan dampak dari perbuatan yang di lakukanya,

dan harus di tempat yang sepi.

 

11. 11.  mendoakan teman kita di dalam sepi

baik teman kita masih hidup atau pun telah meninggal,

jangan bedakan do'a antara untuk dri sendiri dengan doa untuk teman.

 

12. 12. Berbuat baik pada kerabat, teman, dari teman yang yang telah meninggal.

                                                

13. 13. Menampakkan kesenang dengan segala sesuatu yang menyenangkan teman

 

dan, menampakkan kesusahan dalam hal hal yang di bencinya

 

kita harus menyimpan di dalam hati kita apa yang kita tampakkan

 

14.  14. Mendahului mengucapankan salam,

Ketika teman datang/bertamu kita harus menyambutnya,

dan Ketika teman beranjak/pamit kita harus mengantarkanya sampai luar rumah,

 

 

Kesimpulanya,

 

kita memperlakukan teman kita sebagaiman kita seneng di perlakukan seperti itu,

 kita senang dengan sesuatu itu menimpa diri kita, dan kita senang hal itu menimpa pada teman kita   juga

itulah yang di namakan persaudaraan yang haqiqi.




0 Komentar