HUT RI KE-76

 HUT RI KE-76



Tepat di tanggal 17 Agustus 2021 atau 76 tahun sudah Republik Indonesia telah bebas dari masa kelamnya atas penjajahan. Ya, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dilakukan pada hari Jumat, tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1945 yang dibacakan langsung oleh Bapak Proklamator Indonesia atau Presiden Pertama Indonesia yaitu Ir. Soekarno didampingi oleh Drs. Moh. Hatta bertempat di sebuah rumah kecil tepatnya di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat.

 

Sejarah Panjang Kemerdekaan Indonesia

Kemerdekaan Indonesia ini tentunya memiliki makna yang sangat besar bagi seluruh warga Indonesia. Ya, karena kemerdekaan yang kita raih itu memiliki sejarah yang cukup panjang, yang banyak menguras korban jiwa serta harta benda yang telah dilakukan oleh para pahlawan kita.

 

Untuk mengenang banyak jasa dari para pahlawan kita akan sedikit membahas proses proklamasi serta kemerdekaan dari bangsa Indonesia. Awal mulanya dimulai dari berita dijatuhkannya Bom tepat di 2 Kota yaitu Nagasaki pada tanggal 6 Agustus 1945 serta Hiroshima pada 9 Agustus 1945 oleh Amerika Serikat. Ya, kedua peristiwa tersebut yang membuat Jepang menyerah kepada Amerika beserta sekutunya. Setelahnya BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) berganti nama menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang menegaskan bahwa keinginan tanah air ini mencapai kemerdekaannya.

 

Soekarno, Moh. Hatta sebagai pimpinan PPKI bersama Radjiman Wedyodiningrat sebagai mantan ketua BPUPKI diterbangkan ke Dalat atau 250 km di timur laut Saigon. Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Mereka diberikan informasi bahwa pasukan Jepang sedang diambang kekalahan dan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Di Indonesia sendiri tanggal 10 Agustus 1945, Sutan Syahrir telah mendengar berita melalui radio bahwa Jepang telah menyerah kepada sekutu. Syahrir mengetahui hal tersebut melalui siaran radio luar negeri, yang ketika itu terlarang. Berita tersebut akhirnya tersebar di lingkungan para pemuda terutama para pendukung Syahrir.

 


Di tanggal 16 Agustus 1945 gejolak tekanan yang menghendaki pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia semakin memuncak dilancarkan oleh para pengikut Syahrir. Lalu, di siang harinya mereka berkumpul di rumah Hatta dan di jam 10 malam para pengikut Syahrir berkumpul di rumah Soekarno. 15 pemuda tersebut menuntut Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia melalui radio, disusul pengambilalihan kekuasaan. Selain itu mereka juga menolak rencana PPKI untuk memproklamasikan kemerdekaan pada 16 Agustus 1945.

 

Mengetahui bahwa proklamasi tanpa pertumbuhan darah tidak lah lagi memungkinkan, Soekarno dan Moh. Hatta bersama anggota PPKI lainnya untuk rapat dan menyiapkan teks proklamasi yang kemudian akan dibaca di pagi hari tanggal 17 Agustus 1945.

 

Sehingga tepat di hari Jumat, 17 Agustus 1945 Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang dibaca oleh Ir. Soekarno yang pada kemudian hari menjadi Presiden Dan Moh. Hatta sebagai Wakil Presiden Indonesia yang pertama. Dimana isi teks proklamasi itu berbunyi:

 

P R O K L A M A S I

Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.

 

Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

 

Djakarta, 17 Agustus 1945

 

Atas nama bangsa Indonesia.

 

Soekarno/Hatta.

 

Karena itu kemerdekaan Indonesia yang sudah diraih dengan susah payah tersebut kita harus pertahankan dengan baik agar kebebasan yang sudah kita raih dapat terlihat hasilnya di masa ini dan masa depan.



0 Komentar